Semua artikel Teknologi

Cara Membuat Website Sederhana untuk UMKM Tanpa Coding

15 Okt 2026 3 menit baca

Banyak pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia ingin memiliki website sendiri, tetapi sering kali urung memulainya karena merasa harus meng...

Banyak pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia ingin memiliki website sendiri, tetapi sering kali urung memulainya karena merasa harus menguasai pemrograman terlebih dahulu. Padahal, kini tersedia berbagai platform pembuat website siap pakai yang memungkinkan siapa pun membangun halaman usaha secara mandiri, hanya dengan menyeret dan memilih elemen yang tersedia. Artikel ini membahas langkah-langkah dasarnya, mulai dari memilih nama domain hingga menampilkan produk dan informasi kontak.

Memilih Nama Domain yang Mudah Diingat

Langkah pertama adalah menentukan alamat website, yang dikenal sebagai nama domain. Nama domain idealnya singkat, mudah dieja, dan sebaiknya mencerminkan nama usaha atau produk utama Anda. Hindari penggunaan tanda hubung atau angka yang berpotensi membingungkan pelanggan saat mengetikkannya. Banyak platform pembuat website menyediakan layanan pencarian dan pendaftaran domain langsung dari dashboard, sehingga Anda tidak perlu mencari penyedia terpisah sejak awal. Sebelum membeli, periksa dahulu apakah nama yang Anda inginkan masih tersedia.

Memilih Template dan Menyusun Halaman Utama

Setelah domain ditentukan, langkah berikutnya adalah memilih template. Sebagian besar platform menawarkan kumpulan desain siap pakai untuk berbagai jenis usaha, mulai dari toko makanan, jasa kecantikan, hingga kerajinan tangan. Pilihlah template yang sederhana dan mudah dibaca di layar ponsel, karena banyak calon pelanggan mengakses website melalui gawai. Pada halaman utama, cantumkan identitas usaha dengan jelas, sebuah kalimat singkat yang menjelaskan apa yang Anda jual, serta gambar yang mewakili produk. Cukup gunakan teks dan gambar yang Anda miliki sendiri agar tampilan terasa autentik.

Menampilkan Produk dengan Rapi

Bagian produk adalah inti dari website usaha. Buatlah daftar produk yang berisi nama, gambar, deskripsi singkat, dan harga jika Anda ingin menampilkannya. Pengelompokan produk ke dalam kategori akan membantu pengunjung menemukan barang yang mereka cari. Pastikan foto produk cukup terang dan fokus, meskipun diambil menggunakan kamera ponsel. Perbarui daftar produk secara berkala agar informasi tetap sesuai dengan ketersediaan barang di toko Anda.

Mencantumkan Kontak dan Informasi Usaha

Website yang baik harus memudahkan calon pelanggan menghubungi Anda. Cantumkan nomor telepon atau WhatsApp, alamat email, serta alamat lokasi usaha jika ada. Tombol yang mengarahkan langsung ke percakapan WhatsApp sering kali membantu pengunjung mengambil tindakan dengan cepat. Anda juga bisa menambahkan jam operasional agar pelanggan mengetahui kapan dapat dihubungi atau berkunjung. Informasi kontak yang lengkap dan mudah ditemukan membangun kepercayaan terhadap usaha Anda.

Dengan memanfaatkan platform pembuat website tanpa coding, pemilik UMKM dapat memiliki kehadiran daring yang sederhana namun profesional. Mulailah dari halaman dasar, lalu kembangkan perlahan sesuai kebutuhan dan kemampuan usaha Anda.

Gambar: Campaign Creators / Unsplash